Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

THE PRESCRIPTION (resep)

Ketika kita sakit dan harus berobat ke dokter, umumnya setelah diperiksa kita akan mendapatkan kertas berisi obat apa saja yg harus dibeli dimana kertas ini biasa kita sebut dengan resep. Sebenarnya resep itu apa sih? Apakah sama kayak resep-resep masakan yang biasa dimiliki para ibu dirumah? Lalu siapa aja yang boleh nulis resep? Boleh nggak kita nulis resep sendiri lalu ditebus di apotek? Trus kenapa ya umumnya tulisan di resep itu jelek banget kayak sandi rumput? Nah,dalam coretan ini akan kita bahas sekilas mengenai resep dokter (bukan resep masakan.hehehe).
catatan ini diambil dan dikembangkan dari materi kuliah pengantar farmasetika dari pak Viddy Agustian R.,S.Farm,Apt.

DEFINISI
Sebelum kita bahas lebih jauh tentang resep,akan lebih baik jika kita mulai dari definisinya terlebih dahulu.
• RESEP :
permintaan tertulis dari dokter, drg, atau drh kepada Apoteker untuk membuatkan obat dalam bentuk sediaan tertentu dan menyerahkannya pada pasien (sesuai hasil analisis apoteker maupun kolaborasi antara apoteker dan dokter).
Nah, dari pengertian ini tentu sudah bisa kita ketahui apa itu resep dan siapa saja yang boleh menulis resep. Namun dari ketiga profesi yg boleh menulis resep diatas,tentu ada kriteria tertentu. Misalnya drh alias dokter hewan memang boleh menulis resep tapi sebatas untuk hewan saja. Drh tidak boleh menulis resep untuk manusia. Pun sebaliknya, dr atau drg tidak boleh menulis resep untuk hewan. Drg juga punya larangan resep yaitu tidak boleh menulis resep anestesi umum sesuai dengan surat edaran dari depkes RI No. 19/Ph/62 tanggal 2 Mei 1962. Drg hanya boleh menulis resep anestesi lokal untuk sediaan anestesi.

ATURAN UMUM
• Ukuran kertas resep itu berapa sih? Boleh ngak pakai kertas ukuran folio atau kertas koran?

KERTAS RESEP ---> P: 15-18 cm, L : 10-12 cm
Jadi,umumnya kertas resep ukurannya segitu. Bisa jadi ada ukuran tertentu yang dibuat oleh dokternya. Kalau ada yg pakai ukuran folio ya mungkin dokternya belum sempat motongin kertas. :-D
• Resep yang mengandung narkotik tidak boleh ada iterasi (pengulangan), ditulis nama pasien tidak boleh m.i = mihi ipsi (untuk pemakaian sendiri), ditulis alamat pasien, aturan pakai (signa) yang jelas tidak boleh u.c = usus cognitus (sudah tahu pakainya)
• Penanggung jawab isi resepà dokter penulisnya
• Resep harus ditulis lengkap dan dapat dibaca, minimal oleh petugas apotek. Karena itu sebaiknya tulisan pada resep harus jelas. Tulisan “sandi rumput” boleh saja asalkan tidak menimbulkan salah tafsir karena ada beberapa obat dengan indikasi berbeda dan namanya mirip.
• Bila pasiennya anak-anak, harus dicantumkan umur untuk menghitung dosis
• Cantumkan alamat penderita
• Penulisan harus menggunakan bahasa dalam resep yang umum digunakan 

MODEL RESEP YANG LENGKAP
1. Identitas dokter: Nama dan alamat praktek dokter, SIP, dapat dilengkapi dengan telp, jam praktek, dan hari praktek
2. Nama kota dan tanggal resep ditulis
3. R/ : recipe (superscriptio) >>ambillah
4. Nama bahan obat dan jumlahnya (inscriptio)
          Jenis bahan dalam resep (untuk obat racikan):
            - Remedium cardinale>>obat pokok
            - Remedium adjuvans>>membantu obat pokok
            - Corrigens>>memperbaiki rasa/penampilan sediaan
            - Constituens/vehiculum>>pembawa
5. Cara pembuatan atau bentuk sediaan yang dikehendaki (subscriptio)
6. Aturan pemakaian obat (signatura)
7. Identitas pasien (pro) Nama, umur, berat badan, alamat pasien. Untuk dokter hewan ditulis nama pemilik serta jenis hewannya.
8. Tanda tangan atau paraf dokter/drg/drh

BAHASA RESEP
Kenapa resep dokter selalu ditulis dalam bahasa latin dan tulisannya sering juga latin kayak rumput? Ini dia alasannya.
Bahasa latin adalah bahasa mati, bukan bahasa percakapan.
Hal ini bertujuan supaya tidak menimbulkan salah tafsir. Kita ambil contoh bahasa Indonesia saat ini. Begitu banyak bahkan hampir seluruh masyarakat Indonesia tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat berkomunikasi sehari-hari. Banyak istilah-istilah baru bermunculan. Bahasa gaul anak muda semakin mendominasi percakapan sehari-hari sehingga sulit dibedakan mana yg bahasa baku mana yang tidak. Karena itu digunakanlah bahasa latin karena merupakan bahasa mati atau sudah tidak dipergunakan dalam percakapan sehari-hari.
Bahasa latin adalah bahasa internasional dalam bidang kedokteran dan kefarmasian
Dengan bahasa latin tidak ada dualisme arti
Faktor psikologis
Bagaimanapun faktor psikologis dari tenaga medis juga berperan dalam pemilihan bahasa. Dengan bahasa latin maka akan ada sedikit “rahasia” antara dokter dan farmasis. 
BAHASA LATIN DALAM RESEP
Nah,karena resep menggunakan bahasa latin, tentu kita harus memahami singkatan dan makna dari kosakata yg biasa digunakan dalam penulisan resep. Berikut adalah beberapa dari sekian banyak istilah dalam resep. Lebih lengkapnya dapat dilihat di buku Ilmu Resep atau buku lain yg sejenis.
• R/ = recipe = ambillah
• a.c. (ante coenam)= sebelum makan
• C (cochlear)= sendok makan
• c.th (cochlear theae)=sendok teh
• Caps (capsulae)=kapsul
• Det (detur) = sudah diberikan
• Nedet (ne detur = ne detur est) = belum diberikan
• d.i.d (da in dimidio)
• d.c. (durante coenam)=selama makan
• 1.d.d = s.d.d. (semel de die) = 1xsehari
• 2.d.d. = b.i.d. (bis de die=bis.in.die) = 2xsehari
• 3.d.d. = t.i.d. (ter de die = ter in die) = 3x sehari
• m.f.l.a = misce fac lege artis : campur dan buat menurut cara semestinya
• Inj. (injectio)
• Garg (gargarisma)=obat kumur
• Iter (iteratur)=diulang
• o.h. (omni hora)
• p.c (post cenam)= sesudah makan
• p.i.m (periculum in mora)=Cito=statim=urgent
• Pulv. (pulvis)=serbuk
• q.s. (quantum satis)
• S (signa)
• Sol (solutio)
• u.e (usus externus)=untuk penggunaan luar
• S 0 – 1 – 0 = aturan pakai 1 kali sehari pada siang hari
• S 1 – 1 – 0 = aturan pakai 2 kali sehari pagi dan siang hari
• S 0 – 0 – 1 = aturan pakai 1 kali sehari pada malam hari

CONTOH RESEP

drg. Wina S.
SID 123/DRG/456 SIP 789/1011
Jalan Kalimantan 1 Kota Bunga
Telp (0571) 32323224
Kota Bunga, 18 juli 2012
                                      R/ Antalgin No. X
                                           s.3.d.d. tab. 1/2
                                          ------------------------------------------- paraf drg
                                      R/ Amoksisilin sir.
                                           s.3.d.d. cth I
                                          -------------------------------------------- paraf drg
                            Pro : an. Anita
                            Umur : 5 th
                            Alamat : Jalan Raya no.22

PENGELOLAAN RESEP SETELAH DIKERJAKAN
Setelah dikerjakan, resep diapakan? Dibuangkah? Atau dikembalikan ke pasien? Ini dia yang harus dilakukan.
• Disimpan menurut urutan tanggal dan nomer penerimaan/pembuatan resep
• Resep yang mengandung narkotika dipisahkan dan diberi garis merah dibawah nama obat
• Resep yang disimpan melebihi 3 tahun dapat dimusnahkan dengan cara dibakar atau cara lain yang memadai
• Pemusnahan dilakukan oleh APA bersama minimal 1 petugas apotek
• Dibuat berita acara pemusnahan, memuat:
         1. Hari dan tanggal pemusnahan
         2. Tanggal yang terawal dan terakhir dari resep
         3. Berat resep yang dimusnahkan dalam kilogram
         4. Cara pemusnahan resep

COPY RESEP/SALINAN RESEP/ APOGRAPH/EXEMPLUM/AFSCHRIFT
• Copy resep adalah salinan tertulis dari resep
• Copy resep harus sama dengan resep aslinya
atas permintaan:
 dokter, jika ada tanda iter. jika tandanya NI maka tidak boleh diulang tanpa resep dokter
 pasien. dapat diberikan jika pasien meminta 
Syarat syahnya copy resep:
 Kop: nama apotek/RS, alamat, nama apoteker penanggung jawab, nomer SP/SIK APA
 Tgl copy resep
 “Salinan resep”
 Dokter penulis resep
 Tanggal penulisan resep
 Nama pasien, umur, alamat
 Nomer resep
 R/
 Keterangan jumlah pemberian obat
 PCC/Salinan resepnya sesuai aslinya
 Tanda tangan apoteker / apoteker pengganti
 Cap APOTEK

CONTOH KOPI RESEP
Apotek Uye
Jl. Jawa no. 101
Telp (0571) 34543
Waras Mulyo, apt.
No. 212/SIK/2007/1
Kota Bunga, 19 juli 2012
Salinan resep
                                                resep dari dokter: drg. Wina S.
                                               Tanggal resep : 18 juli 2012
                                               Untuk : an. Anita
                                               Umur : 5 tahun
                                               Alamat : jalan raya no 22
                                              No. resep : 99

R/ Antalgin No. X
s.3.d.d. tab. 1/2
------------------------------------------------nedet
R/ Amoksisilin sir.
s.3.d.d. cth I
-------------------------------------------------det
P.c.c
(CAP APOTEK)                                  (ttd)

                                                Waras Mulyo, apt.

Keterangan:
• Salinan resep harus ditandatangani oleh APA, apabila berhalangan dapat digantikan Apt. Pendamping atau Apt. Pengganti dengan mencantumkan nama terang dan status ybs
• Resep Harus dirahasiakan dan disimpan di Apotek dengan baik selama 3 tahun
• Resep atau salinan resep hanya boleh diperlihatkan kepada dokter penulis resep atau yang merawat pasien, petugas kesehatan atau petugas lain yang berwenang

ETIKET
Apotek Uye
Jl. Jawa no. 101
Telp (0571) 34543
Waras Mulyo, apt.
No. 212/SIK/2007/1
No. 99a                                                                                                        Kota Bunga, 19 juli 2012
An.Anita
3 x sehari 1 sendok teh sebelum makan
Diminum sampai habis
Gojog dahulu



oke deh.. sampai sekian dulu ya curhat resepnya.. semoga bermanfaat:)
jangan lupa mampir lagi di blog sederhana ini. tengok postingan lain juga yaaa... salam sehat!






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

21 komentar:

farmasetika-ilmuresep.blogspot.com mengatakan...

ngambil sumbernya dari mana bu, beda sama buku punya saya pengarangnya Drs. H. A. Syamsuni, Apt

adekniar mengatakan...

oh iya. terimakasih atas koreksinya.
mohon maaf memang tidak crosscheck ke buku Ilmu Resepnya pak Syamsuni. seperti yang saya tulis di paragraf awal bahwa bahan untuk posting ini adalah materi kuliah berbentuk ppt yang disampaikan oleh dosen saya. Insya Allah jika ada kesempatan akan saya cek juga ke referensi lain.

luken mengatakan...

thanks

adekniar mengatakan...

dear Mr. Luken Hulu,
terimakasih telah mampir di blog saya.
jangan lupa mampir lagi

adekniar mengatakan...

Mr. Dani Sujana:
terimakasih atas komentarnya. sudah saya cocokkan dengan buku karangan pak Syamsuni. Memang ada beberapa bagian postingan saya yang kurang. Terimakasih atas koreksinya. Mohon maaf atas kekurangannya karena postingan ini ditulis ketika penulis masih berstatus belajar (mahasiswa). Mohon bimbingannya.

Unknown mengatakan...

Jika nama dokter tidak tertara dalam resep bagaimana solusinya

adekniar mengatakan...

bisa ditanyakan ke pasiennya, beliau berobat ke dokter siapa.
tapi juga patut diwaspadai resep palsu.

Unknown mengatakan...

Maaf mau kasih masukan.. alangkah lebih bagus kalau di kasih contoh2 soalnya.. maksud saya kaya penandaan copy resep (det, det orig, nedet) atau etiket.. hehe

adekniar mengatakan...

baik. terimakasih masukannya..
insya allah lain waktu saya tambahkan.

Risna Apriani mengatakan...

Saya mau bertAnya ada resep ke apotek tapi resepnya itu pakai kertas biasa ga ada paraf dr dan sebagainya. Ditulis di kertas itu
Misal
R/ intunal x
S.tdd 2
R/ fg troc
S.tdd 1

Nah yg fg ada tapi yg intunal ga ada. Kalo obat yg ga ada kan di kasih copy resep. Tapi ini resep cuma tulisan biasa saja tidak ada paraf dr dan sebagaimana mestinya resep. Apa perlu dikasih copy resep atau bagaimana? Terimksih

Unknown mengatakan...

Makasih.. pusing banget cari artinya S 1 0 0.. btw sama gasih sma S 0 0 1? Buat responsi besok. Plisss

Muzda mengatakan...

Setau saya S 0-0-1 itu artinya 1x1 malam sedangkan S 1-0-0 itu artinya 1x1 pagi

Unknown mengatakan...

kalau 1-0-2 apa ya maksudnya ?

Unknown mengatakan...

Maaf pak/bu
Setau saya
Pagi 1 tablet/kapsul(bentuk sediaan)
Siang - (tidak di berikan/tidak dimakan/diminum)
Dan malam 2 tablet/kapsul(bentuk sediaan)

Unknown mengatakan...

Maaf pak/bu
Setau saya
Pagi 1 tablet/kapsul(bentuk sediaan)
Siang - (tidak di berikan/tidak dimakan/diminum)
Dan malam 2 tablet/kapsul(bentuk sediaan)

Unknown mengatakan...

Terima kasih mbak

Unknown mengatakan...

Terima kasih mbak

Madesanjani mengatakan...

Mau nanya arti S 1-0-0 itu apa tolong dibantu ini untuk tugas dikumpulin hari Kamis 🙏

Unknown mengatakan...

kalau 0-0-2 itu apaa pliss

Unknown mengatakan...

Kalau 2-1-1 apa ya??

Anonim mengatakan...

1 x sehari 2 bungkus pd mlm hari
Itu yg kutangkap

Posting Komentar